Senin, 30 Agustus 2010

Menggunakan Alat Bantu Sex Lebih Baik Dari Zinah

Aktifitas seksual merupakan bagian yang sangat penting dan mendasar bagi kehidupan suami istri. Aktifitas seksual merupakan salah satu faktor yang menciptakan kebahagiaan dalam ikatan suami istri. Pada kenyataannya, karena kondisi tertentu seperti haid, nifas, sakit dan dipisahkan oleh jarak, maka aktifitas seksual tidak dapat dilaksanakan. Hal ini akan menjadi persoalan ketika suami atau istri menahan hasrat seksualnya. Alat bantu seks merupakan suatu sarana yang digunakan oleh pria maupun wanita yang membutuhkan penggunaan alat bantu seks untuk mencapai orgasme. Berdasarkan permasalahan diatas peniliti ingin mengkaji dan mendiskripsikan perspektif hukum Islam terhadap penggunaan alat bantu seks. Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan usul fiqh (normatif) dan bersifat deskriptif-analitik.

Hasil penelitian ini adalah bahwa dalam perspektif hukum Islam penggunaan alat bantuk seks pada suami istri adalah makruh, sejauh hal itu dilakukan dalam kondisi yang sangat mendesak dan karena adanya rasa takut melakukan perbuatan zina. Penggunaan alat bantu seks, tetap dapat dipandang sebagai keputusan dan pilihan yang lebih baik daripada melakukan zina, yang dalam hukum Islam telah memiliki ketetapan hukum yang jelas.